Selasa, 13 September 2011

Rumah Hantu AmityVille

Pada Desember 1975, George dan Kathleen serta anak-anak mereka pindah ke sebuah rumah di 112 Ocean Avenue, sebuah rumah besar bergaya kolonial Belanda di Amityville, sebuah lingkungan di pinggiran kota di selatan Long Island, New York.

Tigabelas bulan sebelum keluarga Lutz pindah, Ronald DeFeo, Jr., pemilik sebelumnya, telah menembak mati enam anggota keluarganya di rumah itu. Setelah 28 hari keluarga Lutz tinggal dirumah itu, mereka mulai merasakan hal-hal aneh dengan rumah tersebut.
Bagian ini berdasarkan buku yang ditulis oleh Jay Anson, 1977, The Amityville Horror – A True Story.
Jay Anson (1921-1980), adalah penulis The Amityville Horror
Rumah bernomor 112 di Ocean Avenue telah kosong selama 13 bulan setelah DeFeo membunuh anggota keluarganya, hingga pada Desember 1975 keluarga Lutz membeli rumah tersebut seharga $80.000. Rumah yang memiliki enam kamar tidur ini dibangun dengan gaya kolonial Belanda, dan memiliki atap yang melengkung. Rumah ini dilengkapi dengan kolam renang dan sebuah rumah tempat penyimpanan kapal. George dan Kathy telah menikah pada bulan Juli 1975 dan mempunyai rumah mereka sendiri, namun ingin memulai kembali dengan memiliki rumah baru. Kathy mempunyai tiga anak dari pernikahan sebelumnya, Daniel (9), Christopher (7), dan Melissa alias Missy (5). Mereka juga memiliki seekor anjing Labrador yang diberi nama Harry. Selama pengecekkan mereka saat akan membeli rumah tersebut, oleh agen mereka telah diberitahukan mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh DeFeo, namun mereka menganggap hal itu bukanlah masalah.

Keluarga Lutz pindah kerumah tersebut pada 18 Desember 1975. Sebagian besar mebel dari keluarga DeFeo masih ada, karena semuanya termasuk dalam kesepakatan jual beli. Seorang teman George Lutz telah mempelajari tentang masa lalu sejarah rumah tersebut, dan mendesak agar mereka melakukan pemberkatan. Namun mereka tidak mengerti cara-caranya. George mengenal seorang Pendeta Katolik yang bernama Bapa Ray, dan ia bersedia untuk melakukan pemberkatan. (Dalam buku Anson disebutkan nama Pendeta tersebut adalah Bapa Mancuso. Hal ini dilakukan untuk menjaga privasi Pendeta tersebut, nama aslinya adalah Bapa Ralph J. Pecoraro).
Bapa Mancuso adalah seorang pengacara, imam Katolik, dan seorang psikoterapi yang tinggal di Sacred Heart Rectory. Ia tiba untuk melaksanakan berkat pada sore hari tanggal 18 Desember 1975 disaat George dan Kathy sedang membongkar barang-barang mereka. Ketika ia mengibaskan air suci yang pertama dan mulai untuk berdoa, ia mendengar suara dengan jelas yang mengatakan”Keluar!” – “Get out!”. Disaat meninggalkan rumah tersebut, ia tidak menceritakan kejadian itu kepada George maupun Kathy. Pada 24 Desember 1975, Bapa Mancuso menelepon George Lutz dan menasihatkan agar dia tidak menggunakan ruang dimana ia telah mendengar suara yang aneh tersebut. Ruang ini adalah ruangan yang direncanakan Kathy digunakan sebagai ruang jahit, dan tadinya adalah kamar tidur Marc dan Yohanes Matthew DeFeo. Percakapan telepon terputus secara tiba-tiba, dan kunjungan berikutnya ke rumah tersebut mengakibatkan Bapa Mancuso menderita demam tinggi dan pada lengannya dijumpai tanda yang mirip dengan tanda stigmata.
Pada mulanya, George dan Kathy Lutz tidak merasakan hal yang aneh dengan rumah mereka. Namun kemudian, mereka merasa bahwa “masing-masing dari mereka tinggal di suatu rumah yang berbeda”.
Sebagian dari pengalaman keluarga Lutz diuraikan sebagai berikut:
  • George selalu terbangun sekitar pukul 03:15 setiap paginya, dan kemudian keluar ke rumah tempat penyimpanan kapal. Waktu tersebut diperkirakan adalah waktu dimana DeFeo membunuh anggota keluarganya.
  • Rumah mereka selalu diganggu oleh segerombolan lalat di setiap musim dingin.
  • Kathy mendapat mimpi buruk tentang pembunuhan dan saat dimana ia melakukan persetujuan pembelian rumah tersebut. Anak-anak mereka juga mulai tertidur dengan terlungkup, posisi yang sama saat mayat DeFeo ditemukan.
  • Kathy merasakan seolah-olah “sedang dipeluk” dengan penuh kasih oleh suatu kekuatan yang tidak terlihat.
  • Kathy menemukan sebuah ruang kecil yang tersembunyi (sekitar empat kaki) di belakang basement. Dindingnya bercat merah dan ruangan itu tidak tampak didalam denah rumah. Ruangan itu kemudian dikenal dengan nama “The Red Room”. Ruangan ini memiliki pengaruh terhadap anjing mereka Harry, yang selalu menolak untuk mendekat dan selalu berjongkok seolah-olah merasakan sesuatu yang negatif.
  • Ada udara dingin, bau parfum dan kotoran didalam rumah, dimana tidak terdapat saluran udara atau jalur bagi sumber tersebut.
  • Putri mereka yang berumur lima tahun, Missy, mengisahkan teman imajinasinya yang bernama “Jodie” yang memiliki mata yang sangat merah.
  • George selalu dibangunkan oleh bunyi bantingan pintu depan. Ia akan segera ke lantai bawah dan menemukan anjing mereka tertidur dengan suara keras didepan pintu. Tidak ada orang lain yang mendengar suara itu kecuali dia.
  • George mendengar apa yang diuraikan sebagai “Marching band Jerman” atau suara seperti radio yang tidak di setel dengan frekuensi yang tepat. Namun ketika ia ke menuju lantai bawah, suara gaduh akan berhenti.
  • George disadari bahwa ia memiliki kemiripan kuat dengan Ronald DeFeo, Jr., dan mulai bermabukan di The Witches’ Brew, bar dimana DeFeo adalah salah seorang pelanggannya.
  • Ketika mengecek tempat penyimpanan kapal pada suatu malam, George melihat sepasang mata merah yang sedang memperhatikan dia dari jendela kamar tidur Missy. Ketika ia pergi keatas untuk melihatnya, ia tidak menemukan apa-apa. Kemudian disimpulkan bahwa itu adalah “Jodie”.
  • Ketika ditempat tidur, Kathy mendapatkan bekas merah didadanya disebabkan oleh suatu kekuatan tak terlihat, dan ia diangkat sekitar dua kaki dari tempat tidurnya.
  • Kunci, jendela, dan pintu rumah dirusakkan oleh suatu kekuatan yang tak terlihat.
  • Terdapat belahan kuku binatang yang besar di salju yang kemudian dihubungkan dengan seekor babi besar pada 1 Januari 1976.
  • Dari dinding aula dan lubang kunci dari pintu kamar bermain yang ada di loteng keluar lumpur yang berwarna hijau.
  • Sebuah salib 12 inchi yang digantung Kathy di kamar kecil ditemukan terpasang terbalik dan menyemburkan bau.
  • George tersandung oleh sebuah keramik singa Tiongkok yang memiliki tinggi sekitar empat kaki, yang kemudian meninggalkan bekas gigitan pada salah satu mata kakinya.
  • George melihat Kathy berubah menjadi seorang wanita tua yang berumur sekitar 90-an, “dengan rambut acak-acakan, muka dengan kerutan dan berbentuk buruk, dan air liur yang menetes dari mulutnya yang ompong”.
George dan Kathy Lutz dikelilingi dengan berbagai media yang mengulas kasus mereka
Setelah memutuskan bahwa ada yang tidak beres dengan rumah mereka, yang tidak dapat dijelaskan secara rasional, George dan Kathy Lutz melaksanakan suatu pemberkatan dengan cara mereka sendiri pada 8 Januari 1976. George memegang sebuah salib yang terbuat dari perak selagi kedua-duanya membacakan Doa Para Raja, dan dari ruang tamu mereka, menurut dugaan banyak oang terdengar suara paduan suara yang meminta agar mereka berhenti: “Will you stop!”.
Di pertengahan Januari 1976, dan setelah usaha pemberkatan yang dilakukan oleh George dan Kathy, mereka mengalami kejadian yang kemudian menjadi malam terakhir mereka berada di rumah itu. Keluarga Lutz menilai bahwa segala kejadian yang terjadi sebagai sesuatu yang sangat menakutkan, “too frightening”.
Setelah berkonsultasi dengan Bapa Mancuso, mereka memutuskan untuk mengambil beberapa barang kepunyaan mereka dan memutuskan untuk tinggal di rumah ibu Kathy di dekat Deer Park, New York. Pada 14 Januari 1976, George dan Kathy Lutz bersama ketiga anaknya dan anjing mereka Harry, meninggalkan rumah dan meninggalkan banyak barang dibelakang rumah tersebut. Hari berikutnya, seorang tukang ditugaskan untuk memindahkan barang-barang untuk dikirim ke keluarga Lutz. Ia melaporkan ada fenomena yang tidak normal didalam rumah itu.
Buku ini ditulis setelah Tam Mossman, seorang editor di penerbit Prentice Hall yang mengenalkan George dan Kathy Lutz kepada Jay Anson. Mereka tidak bekerja secara langsung dengan Anson, namun disampaikan melalui rekaman tape yang berdurasi sekitar 45 jam, yang kemudian menjadi dasar bagi penulisan buku ini. Diperkirakan penjualan buku ini mencapai sepuluh juta kopi dari beberapa edisi. Anson dikatakan mengambil dasar judul bukunya “The Amityville Horror” dari “The Dunwich Horror” karangan H.P. Lovecraft yang diterbitkan pada tahun 1929.

Ini Dia 9 Teori Konspirasi Terkait Runtuhnya WTC

1. AS Sudah Mengetahui Akan Diserang
Presiden AS saat itu, George W Bush mengatakan bahwa tidak ada seseorang pun di pemerintahannya yang membayangkan negara superpower itu bakal diserang lewat pesawat yang menubruk gedung pencakar langit.  Namun beberapa pekan sebelumnya, ketika Bush dan sejumlah pemimpin G8 di Genoa, Italia, sudah memperhitungkan skenario tersebut. Mereka menempatkan misil antipesawat di dekat tempat pertemuan. Sebelumnya, Italia mendapat ancaman akan diserang lewat pesawat.
2. WTC Runtuh Karena Bahan Peledak
Sejumlah fisikawan maupun penggemar teori konspirasi dan pakar teknik sipil percaya gedung WTC diledakkan dari dalam. Bukan karena semata ditubruk pesawat. Ini berasal dari teknik bangunan WTC yang tertanam kokoh tapi hancur hingga ke dasar. Menurut mereka, ada sejumlah besar bahan peledak disimpan di WTC di tempat-tempat strategis.
3. Pialang Saham Berperan
Sebelum 9/11 memang ada aksi pasar saham yang memberi dampak cukup luas. Misal: saham United Airlines dan American Airlines yang pesawatnya dibajak, saham mereka dilepas cukup besar sebelum 9/11. Sementara perusahaan keamanan, di sisi lain yang bakal meraup untung pascaserangan WTC, juga mengalami kebanjiran order saham. Saham Morgan Stanley, yang berkantor di WTC juga mengalami aksi jual besar-besaran.
4. Pesawat Sebenarnya Bisa Ditembak
NORAD (Komando Pertahanan Amerika Utara) seharusnya mampu menembak pesawat-pesawat yang dibajak atau mampu menghalau pesawat itu mendekati targetnya. Namun NORAD tidak melakukan hal ini dan mereka terlambat mengetahui ada pembajakan pesawat.
5. Pesawat di Pentagon
Teori lainnya mengatakan Pentagon tidak diserang oleh pesawat American Airlines Flight 77. Argumentasinya, Petagon adalah gedung paling aman di dunia, memiliki ribuan kamera pengintai. Tapi tidak ada satupun kamera yang menangkap pesawat bakal menghantam Pentagon. Teori konspirasi menghubungkan serangan Pentagon dengan adanya oknum AS yang menembakkan misil ke markas Dephan itu.
6. Kotak Hitam
Setiap pesawat memiliki dua kotak hitam yang menyimpan informasi penerbangan. Anehnya, tidak ada satupun kotak hitam dari dua pesawat yang menghantam gedung WTC. Namun belakangan, para pekerja yang membersihkan sisa sisa WTC mengatakan mereka menolong agen federal mengambil tiga dari empat kotak hitam di sana.  Dan kotak hitam di Pentagon pun diklaim sudah sangat rusak untuk dibaca. Kotak hitam yang bisa dibaca umum hanyalah dari United 93 yang jatuh di Pennsylvania.
7. Aksi CIA dan Mossad
Mantan presiden Italia ikut memberi teori konspirasi. Menurut dia, ada informasi dari kaum kiri Italia yang menyatakan CIA dan Mossad ada di belakang serangan WTC. Sehingga mereka menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam. Bahkan lembaga intelejen Pakistan Inter-Service Intelligence mengklaim tahu ada rencana tersebut.
8. Bukan Pesawat, Tapi Misil
Dengan asumsi badan pesawat terbuat dari alumnium yang kekuatannya rendah untuk meruntuhkan WTC, maka ada sejumlah pihak yang menilai jangan-jangan bukan pesawat yang menabrak WTC tapi sebuah misil dengan efek hologram menyerupai pesawat. Teori ini didukung dari analisis frame per frame siaran tabrakan itu yang menunjukkan bentuk pesawat lebih menyerupai selongsong cerutu yang lonjong
9. Demi Minyak
Menghancurkan WTC akan membuka jalan bagi negara-negara barat untuk menguasai aset-aset minyak di Timur Tengah. Penggemar teori konspirasi yakin para perusahaan minyak raksasa memiliki sumber daya untuk membuat serangan tersebut.

Wuih...50 Planet Baru Ditemukan, Salah Satunya Mungkin Berpenghuni

REPUBLIKA.CO.ID, WYOMING - Ahli astronomi Eropa menemukan 50 planet baru dalam tata surya kita. Dari jumlah itu, 16 planet di antaranya ditengarai berukuran sebesar planet bumi.
Planet terbesar yang ditemukan dinamai sebagai planet  HD 85512 b, berukuran 3,6 kali massa bumidan bisa dijangkau dalam 36 tahun cahaya dan berada dalam konstelasi Vela. Temuan itu juga menyatakan hampir separo bintang bercahaya layaknya matahari kita dan beberapa lebih bersinar ketimbang Saturnus.
Para planet mirip bumi, ilmuwan mempercayai ada jejak air di sana, yang memungkinkan ada kehidupan di sana.
Temuan planet ini dipresentasikan dalam A conference on Extreme Solar Systems di Wyoming, AS. Konferensi dihadiri oleh sekitar 350 pakar dari seluruh dunia.
Planet-planet baru ini ditemukan oleh sebuah misi The High Accuracy Radial Velocity Planet Searcher (HARPS), yang diinstal di European Southern Observatory di La Silla Observatory, Chile.
'Pendeteksian HD 85512 b jauh dari batas HARPS, dan menunjukkan kemungkinan ditemukannya bumi super (super-Earth) lain yang memungkinkan adanya kehidupan di sekitar bintang mirip matahari," kata astronom University of Geneva, Michel Mayor.
Salah satu anggota tim, Lisa Kaltenegger, dari Max Planck Institute for Astronomy  dan Harvard Smithsonian Centre for Astrophysics, menyatakan temuan terakhir ini menandai era baru pencarian planet kehidupan. "Kita memasuki pencapaian yang luar biasa dalam sejarah astronomi," katanya.

Minggu, 11 September 2011

Rayuan Maut Ala Andre Ovj

Mungkin sepintas tip berikut ini agak sedikit konyol, tapi justru dengan kekonyolan ini membuat anda lebih percaya diri di hadapan para wanita yang menjadi pujaan hati anda. Karena dari Sebuah penelitian mengungkapkan, wanita cenderung lebih menyukai pria humoris dari pada pria yang terlampau serius.
Bahkan, sifat humor lebih menarik di mata wanita dibandingkan wajah tampan.Seperti dikutip dari Times of India, wanita membutuhkan kehadiran pasangan yang bisa membuatnya tertawa saat merasa tertekan, memiliki masalah dengan kehidupan sosialnya, atau sedang galau.
Wanita mudah takluk dan klepek klepek dengan pria yang mampu mengeluarkannya dari stres.Studi yang dilakukan Eric Bressler, dari Westfield State College, Massachusetts, Amerika Serikat, menunjukkan, wanita cenderung memilih pria humoris sebagai pasangan hidup. Di mata wanita, pria humoris lekat dengan karakter ramah, menyenangkan, dan populer.
Berikut ini Rayuan maut ala Andre Taulani OVJ yang kental dengan nuansa humor bikin cewek klepek- klepek ( ikan kali, klepek – klepek…..!!!! hehehe). Tapi Mungkin bisa menjadi alternative buat cowok yang masih jomblo dan selalu minder bila berdekatan dengan cewek.
Cowok : eee bapak kamu pasti tukang servis kipas angin ya…?
Cewek : kok tahu sih
Cowok : karena kamu telah menyejukan hatiku……….
Cowok : eee bapak kamu pasti asli Jakarta ya…..?
Cewek : kok tahu sih
Cowok : karena kamu telah memonaskan hatiku….
Cowok : eee kamu suka main ke warnet ya…?
Cewek : kok tahu sih
Cowok : Karena kamu telah mendownload hatiku….
Cowok : eee kamu pasti suka gaya Briptu Norman ya……?
Cewek : kok tahu sih
Cowok : karena kamu telah menchaiyya – chaiyyakan hatiku…..
Cowok : eee Bapak kamu seorang pilot ya….?
Cewek : kok tahu sih
Cowok : karena kamu telah menerbangkan hati……
Cowok : eeee kamu pasti anak ragil ya…?
Cewek : kok tahu sih
Cowok : Karena kamu telah menmanjakan hatiku……
Hehehe…konyol ya.. tapi apa salahnya kalau dicoba.
Sumber : http://pelangidelapan.blogspot.com/2011/05/rayuan-maut-ala-andre-taulani-ovj.html

Sabtu, 10 September 2011

Hallo para pecinta blog Devil Inside juga para pecinta misteri dan konspiras, jumpa lagi kita pada hari minggu yang cerah ini.. Pernahkah anda sekalian meminum pepsi cola? kalau saya sih pernah, dan rasanya juga memang enak (bukan promosi).. Tetapi tahu kah anda di balik itu semua ternyata nama Pepsi dan logo Coca Cola menyimpan rahasia,,, Rahasia apakah itu??? Mari kita sama-sama melihat...



Institut Riset Media Timur Tengah (MEMRI) telah merilis pernyataan berbahasa Inggris yang diberikan oleh seorang pemuka Islam di Mesir bulan Februari yang lalu, dimana dia jabarkan bahwa PEPSI sebenarnya adalah kepanjangan dari "Pay Every Penny to Save Israel" atau "Sumbangkan setiap penny untuk menyelamatkan Israel."
Selain itu, seorang anggota parlemen organisasi Hamas di Gaza juga mengeluarkan pernyataan sama tentang hal tersebut tahun lalu. Berbicara dalam stasiun TV Al-Aqsha, anggota perlemen Salem Salamah menyatakan, "Ada berbagai perusahaan yang didirikan oleh para kolonialis dan pendudukan – berbagai perusahaan besar dengan banyak cabang diseluruh penjuru dunia, seperti Pepsi, Pepsi Cola. Ini adalah perusahaan terkemuka. Pepsi adalah kepanjangan dari Pay Every Penny to Save Israel."

Baru-baru ini juga, seorang pemuka Mesir Hazem Abu Ismail mengeluarkan pernyataan yang sama. Berbicara didepan Al Nas TV – sebuah kanal religius Muslim- Abu Ismail menyerukan sebuah boikot dari kaum Muslim terhadap Pepsi karena kepanjangannya tersebut.

Secara spesifik, Hazem Abu Ismail menyatakan sebagai berikut, berdasarkan transkrip sama yang diberikan oleh MEMRI, Institut Riset Media Timur Tengah yang berbasis di Washington:

Huruf P pertama berarti "Pay" (Berikan), E untuk "Every" (Setiap). Huruf ketiga untuk "Penny". Penny adalah koin kecil yang anda terima dan anda tak tahu apa yang akan anda lakukan dengannya. Berikan itu untuk "Menyelamatkan" I – "Israel". Dengan kata lain, berikan setiap koin kecil yang anda terima untuk menyelamatkan Israel. Mereka tak ingin uang anda – mereka hanya ingin koin pecahan kecil, penny anda. Bila saya tidak salah, dalam ekonomi Amerika, penny adalah seperseribu dolar. Nilainya kecil sekali.
Mereka mengatakan, "Sumbangkan pecahan kecil yang tidak anda butuhkan, tetapi berikanlah dengan alasan yang benar. Bila anda mengumpulkan pecahan kecil ini, anda bisa membeli minuman ini." Mereka mengambil masing-masing kata awalan dan membentuk kata "Pepsi". Bila anda membayar (untuk membeli Pepsi), anda akan menyelamatkan Israel. 

Ini artinya apabila anda membeli sebuah pepsi, berarti anda telah menyumbangkan sedikit uang anda kepada israel untuk membantu mereka membangun negaranya.

Lalu bagaimana dengan logo dari Coca Cola?

Perusahaan minuman ringan Coca Cola telah banyak menuai kritik atas efek negatif produk mereka terhadap kesehatan dan lingkungan. Tapi yang paling kontroversial adalah logo perusahaan tersebut dituding sebagai "Simbol Anti Islam"


Bila logo tersebut dilihat dari cermin, maka akan terlihat seperti tulisan arabyang mempunyai arti "no to muhammad, no to mecca" kalian juga bisa melihat videonya disini

Tetapi benarkah demikian? Apakah pernyataan di atas hanya untuk kepentingan agama? Kalau memeang benar, apakah ini semua ulahnya si illuminati/freemason yang memang tujuannya memang untuk mengejek agama dan memprovokasi umat manusia?

Rasanya sesuatu hal seperti ini kurang masuk akal apabila hanya dikatakan kebetulan belaka,, tetapi walau bagaimanapun tidak ada pernyataan resmi dari sebuah negara yang menyatakan pepsi atau coca cola memiliki kontroversi dan membuat ini menjadikannya sebuah misteri.. Apabila orang-orang muslim menyatakan hal seperti ini akan diduga sebagai kepentingan agama, tetapi tidak mungkin hal seperti ini hanya sebuah kebetulan belaka.

Jadi, semua ini kita serahkan kepada individu masing-masing menilainya.. yang pasti saya hanya bisa mengatakan "berpikirlah skeptic dengan apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan".


Sumber: (SuaraMedia, Youtube)

//mohon perhatian !!! boleh copypaste tapi kalau anda tidak keberatan tolong sertakan linkback ke blog ini//

Pengalaman Terbang Seorang Pilot Di Atas Segitiga Bermuda



Hallo para pecinta blog wrong dimension, kali ini kita akan memposting tentang segetiga Bermuda lagi. Tapi kali ini saya akan memposting pengalaman seorang pilot yang bernama bruce gernon saat melintasi segitiga Bermuda, Bagaimana kisahnya,, mari kita lihat…



Ayah saya dan saya telah menerbangkan pesawat kami sendiri di Bahama sejak 1967, dan telah membuat setidaknya selusin penerbangan dari dan ke Andros Island. Semuanya tampak normal di hari itu pada bulan Desember, hanya setelah jam 3 sore, ketika ayah saya,saya dan Chuck Lafeyette, rekan bisnisnya, berangkat dari landasan di Bandara kota Andros dengan menggunakan pesawat merek baru Beechcraft Bonanza A36.

Tak lama setelah lepas landas ketika saya melihat awan elips langsung di depan kami sekitar satu mil jauhnya, melayang hanya sekitar 500 meter di atas laut. Itu adalah awan lenticular khas, tapi aku belum pernah melihat salah satu yang rendah.

Foto yang diambil oleh ayah bruce
 Layanan Penerbangan Miami melaporkan melalui radio VHF bahwa cuaca itu baik, jadi kami terus. Tapi awan lenticular cepat berubah menjadi awan kumulus yang sangat besar. Kami berada pada 1.000 kaki per menit, dan awan tampak membangun pada tingkat yang sama. Tanpa diduga, awan itu menangkap dan menelan Bonanza yang kami naiki. Setelah 10 menit masuk ke dalam awan ini, pesawat akhirnya dapat keluar di ketinggian 11.500 kaki.

Aku mempercepat pesawat sampai kecepatan maksimum di atas 195 mil per jam. Ketika aku kembali menatap awan, aku heran. Sekarang tampak seperti badai besar, berbentuk tidak normal dalam bentuk setengah lingkaran raksasa memanjang di sekitar kita. jarak pandang sekitar sepuluh mil dan awan itu terus di luar persepsi saya, jadi pasti lebih dari 20 kilometer panjang. Setelah beberapa menit, aku kehilangan penglihatan itu.

Segera kami melihat awan lain membangun langsung di depan kita, di dekat Kepulauan Bimini. Awan itu tampak banyak seperti awan yang baru saja kami tinggalkan, kecuali puncak yang setidaknya 60.000 meter lebih tinggi. Ketika kami berada beberapa mil dari awan itu, kami melihat bahwa itu tampaknya berasal langsung dari permukaan bumi.

Saat memasuki awan kami menyaksikan sebuah tontonan luar biasa. Awan itu menjadi gelap dan hitam, tanpa hujan, dan visibilitas sekitar empat atau lima mil, terang putih berkedip luar biasa yang akan menerangi seluruh daerah sekitarnya. Semakin dalam kami menembus, yang intens menjadi semakin berkedip, jadi kami membuat putaran 135 derajat ke selatan menuju keluar dari kiri awan.

Kami telah terbang selama 27 menit. Kami pikir kami mungkin bisa terbang di awan. Setelah dua menit lagi itu menjadi jelas bahwa awan dekat Andros dan awan dekat Bimini sebenarnya sisi yang berlawanan dari tubuh berbentuk cincin yang sama! awan halus telah terbentuk tak jauh dari Andros Island dan kemudian dengan cepat menyebar ke luar ke bentuk donat dengan diameter 30 mil. Hal ini tampaknya tidak mungkin, tapi tidak ada penjelasan lain. Kami terperangkap di dalam awan yang mengepul, dengan tidak ada lubang di bawah atau di atasnya.

Tiga belas kilometer kemudian, aku melihat sebuah lubang berbentuk U besar di sisi barat awan donat. Saya tidak punya pilihan selain mencoba untuk keluar melalui lubang itu. Ketika kami mendekat, kami menyaksikan ujung atas celah-U bergabung, membentuk sebuah lubang. Awan sekarang membentuk terowongan horisontal yang sempurna, satu mil lebar dan lebih dari 10 mil panjang. Kita bisa melihat langit biru jernih di sisi lain.

Illustrasi
Kami juga melihat bahwa terowongan dengan cepat menyusut. Aku meningkatkan RPM mesin, sehingga kecepatan kami sekitar 230 mil per jam. Ketika kita memasuki terowongan, diameternya telah menyempit hanya 200 meter.

Kami berada di terowongan hanya 20 detik sebelum kami muncul dari ujung yang lain. Selama sekitar lima detik aku merasa aneh dengan bobot dan peningkatan pesawat.  Ketika saya melihat ke belakang, saya terkesiap melihat dinding terowongan runtuh dan membentuk sebuah celah yang perlahan-lahan berputar searah jarum jam.

Semua navigasi elektronik dan magnetik instrumen kami rusak. Kompas perlahan-lahan berputar bahkan ketika pesawat terbang lurus. heading east berada pada 10,500 feet. Aku menghubungi Miami dan mengatakan kepada mereka kami sekitar 45 mil tenggara Bimini, menuju ke timur pada 10.500 kaki. Radar controller menjawab bahwa ia tidak dapat mengidentifikasi kita di mana saja di daerah itu.

Sesuatu yang aneh telah terjadi. Alih-alih langit biru yang kita harapkan, semuanya adalah keabu-abuan, kabut putih kusam.. Visibilitas sepertinya lebih dari dua kilometer, namun kita tidak bisa melihat laut, cakrawala, atau langit. Udara sangat stabil dan tidak ada petir atau hujan. Saya suka menyebut ini sebagai "kabut elektronik," karena tampaknya apa yang mengganggu dengan instrumen kita. Saya harus menggunakan imajinasi saya merasa untuk keluar dari situ.

Kami berada di kabut elektronik selama tiga menit saat controller lewat radio bahwa ia telah mengidentifikasi pesawat terbang langsung melalui Miami Beach, terbang ke barat. Saya melihat jam saya dan melihat bahwa kami telah terbang selama kurang dari 34 menit. Kami belum bisa mencapai Miami Beach-kita seharusnya sudah mendekati Kepulauan Bimini. Saya mengatakan controller bahwa ia harus mengidentifikasi pesawat lain dan bahwa kami sekitar 90 mil barat daya dari Miami dan masih mencari Bimini.

Illustrasi
Tiba-tiba kabut mulai terpisah, dalam semacam mode elektronik aneh. garis horizontal Long muncul dalam kabut di kedua sisi dari kami. Garis melebar menjadi celah sekitar empat atau lima mil panjangnya. Kami melihat langit biru melalui mereka. Celah-celah terus memperluas dan bergabung bersama-sama. Dalam delapan detik, semua celah telah bergabung, dan kabut abu-abu telah hilang. Aku hanya bisa melihat langit biru yang cemerlang disesuaikan dengan peningkatan mendadak dalam kecerahan. Lalu, saya melihat pulau penghalang Miami Beach langsung di bawah.
                                                 
Setelah kami mendarat di Palm Beach saya menyadari bahwa penerbangan itu telah memakan waktu sedikit kurang dari 47 menit. Saya pikir sesuatu pasti sudah salah dengan pesawat timer, namun semua jam kami menunjukkan bahwa 03:48 PM.

Aku tidak pernah berhasil dari Andros ke Palm Beach dalam waktu kurang dari 75 menit, bahkan pada rute langsung. Tentu saja kami di penerbangan ini cukup tidak langsung dan mungkin ditutupi dengan 250 mil. Bagaimana mungkin perjalanan pesawat 250 mil dalam 47 menit? Kami meluncur ke bea cukai, mengakhiri penerbangan. Kebetulan kami tidak berbicara tentang hal itu untuk waktu yang lama.

Aku tidak bisa logis mengerti apa yang terjadi selama penerbangan itu, meskipun saya merasa sudah signifikan dan ditinjau dalam pikiran saya. Pada tahun 1972 saya mendengar yang disebut Segitiga Bermuda menjadi penghilangan kapal dan pesawat terbang karena warp waktu mungkin. Saat itulah saya menyadari bahwa waktu itu sendiri adalah kuncinya.

Q & A dengan Bruce pada bulan April 2001

Pertanyaan: Apakah anda melihat ada hijau menyala phosphoresce-biru sebelum, selama atau setelah pengalaman Anda?
 
Jawaban: Saya tidak melihat ada warna lain selain abu-abu. Itu adalah warna kabut, yang merupakan salah satu alasan saya menyebutnya Kabut Elektronik. Saya telah melihat apa yang dikenal sebagai "Green Flash" di Florida sebanyak 3 kali. Ini adalah kapur warna neon dan telah berlangsung dari sekitar 10 detik dan sampai satu menit.

Pertanyaan: Apakah anda melihat ada turbulensi yang terkait dengan pengalaman Anda?
 
Jawaban: Saya melihat beberapa turbulensi berkaitan dengan Kabut tersebut. Ketika pesawat saya mencapai akhir Terowongan dan keluar dari badai, aku merasakan sensasi gravitasi nol. Saya juga merasa seolah-olah kita sedang diberikan dorongan dalam momentum ke depan. Pada saat yang sama dan panjang perasaan ini, contrails terbentuk pada tepi ujung sayap selama sekitar 10 detik.
Itu adalah saat Kabut Elektronik melekat di pesawat.
Dengan kata lain saya tidak terbang menembus kabut, tapi aku terbang dengan kabut. Dibutuhkan perspektif yang berbeda dari pikiran untuk pilot menyadari hal ini, dan ini bisa menjadi alasan pilot menjadi bingung.

Pertanyaan: Bisakah Anda menjelaskan "Green Flash"?
 
Jawaban: Seperti kabut elektronik, Flash Hijau sangat jarang. Hal ini juga dikenal di Key West - mungkin karena mereka merayakan matahari terbenam setiap hari. Mungkin hanya terjadi beberapa kali setahun. Saya tinggal di key west sudah 15 tahun dan hanya melihatnya tiga kali. Dan ketiga kali aku melihat hal itu, aku langsung menunjukkannya kepada keluarga dan beberapa teman. . . . . . Ketika Flash Hijau muncul, selalu sebagai matahari terbenam di bawah cakrawala, matahari langsung berubah dari oranye menjadi hijau.




Green Flash


Pertanyaan. Sebagai pengamat di situ, dan dari pengalaman Anda terbang di Segitiga Bermuda, apa fenomena lain mengamati Anda?
 
Jawaban: Saya telah melihat banyak UFO, tetapi tidak ada dalam dua puluh tahun terakhir. Yang pertama adalah pada tahun 1957 di Florida dan spektakuler. Aku saksi dengan delapan anggota keluarga lainnya. Itu spirakel dalam bentuk dan banyak manuver yang dilakukan Kami mengawasi selama lebih dari 30 menit dan itu datang dalam satu mil dari kami. Saat itu sekitar 100 meter dengan diameter dan berwarna putih. Saya percaya itu adalah bentuk dari Thunder Ball.
 
Aku melihat bulan purnama muncul di atas cakrawala sekitar satu jam kemudian. Saya pikir harus ada korelasi. Sekitar setahun kemudian aku merasa aku bisa melihat UFO dalam penerbangan kembali dari Carolina. Benar saja sebuah UFO muncul dan kami bahkan difoto itu. Ini adalah bentuk yang sama dan ukuran sebagai satu aku hampir bertabrakan dengan dan Bulan penuh datang sekitar satu jam setelah kami menyaksikannya..

Saya pikir saya telah menemukan korelasi dengan UFO dan Bulan, tapi saya belum pernah melihat hal ini terjadi lagi. Bisa jadi beberapa bentuk refleksi yang menciptakan ilusi, atau bisa juga bentuk petir belum ditemukan-aku suka menyebut mereka "Lightning Burung" karena mirip dengan Thunder Ball. Itulah yang terjadi di segitiga Bermuda menurut pengalaman saya.


Bruce & Rob akan menghargai setiap pembaca yang telah memiliki pengalaman yang mungkin berhubungan dengan penerbangan Bruce untuk silakan menghubungi mereka di email berikut: Keysprop@bellsouth.net


Sumber: (BermudaTriangle.org)

//mohon perhatian !!! boleh copypaste tapi kalau anda tidak keberatan tolong sertakan linkback ke blog ini//

Misteri lautan seakan tidak ada habisnya. Pada tahun 1964, dilaporkan tentang ditemukannya benda misterius di dasar laut yang terletak di dasar laut Cape Horn, sekitar selatan Chili, Amerika Selatan. Benda ini bernama Eltanin Antenna.


Berawal dari sebuah kapal untuk riset Oseanografi Antartika USS Eltanin milik Amerika, yang sedang memfoto dasar laut di Cape Horn.
 
" Pada 29 Agustus 1964, para kru kapal semuanya sedang sibuk memfoto dasar laut ketika mereka berada pada kedalaman 13.500 kaki (3.105 meter) dengan kamera spesial yang ditempatkan pada silinder besi.
"Beberapa saat kemudian, ketika foto yang mereka ambil telah dicetak mereka menemukan kamera mereka telah menangkap gambar dari benda misterius yang menonjol keluar dari lumpur di dasar  laut.
Kamera bawah air spesial yang dirancang khusus sudah di desain untuk memfoto berulang-ulang dalam selang waktu yang sudah diatur. Jadi pemfotoan benda ini hanya kebetulan saja."
(Bawah: Kapal USS Eltanin)


Antena misterius itu dilaporkan berbentuk seperti tiang dan ada beberapa tonjolan kecil lainnya yang memiliki ujung berbentuk bola.


"Ketika Eltanin sampai di Auckland, New Zealand pada 4 Desember 1964, seseorang bertanya pada Dr. Thomas Hopkins, senior ahli biologi kelautan tentang foto yang mereka dapatkan. Dr. Hopkins mengatakan, benda yang difoto itu tidak mungkin tumbuhan karena di dasar laut itu tidak ada cahaya. Dan jika tidak ada cahaya, maka tidak ada proses fotosintesis dan tidak ada tumbuhan yang hidup." (Kiri: Foto yang diambil USS Eltanin)

Semakin lama orang - orang semakin bingung akan benda tersebut, sampai seorang Peneliti bernama Bruce Cathie, orang New Zealand, mengembangkan teorinya tentang antena misterius itu berdasarkan posisinya pada planet.
Cathie juga berpikiran antena itu merupakan  bagian dari teknologi masa lampau ataupun teknologi dari dunia lain.

Pada tahun 1968, Brad Steiger menulis artikel di Saga Magazine, dia mengklaim benda yang difoto adalah "Bagian mesin yang mengherankan...mirip gabungan dari antena TV dan antena Telemetri" kata Brad.

Kebanyakan orang mengira benda misterius itu adalah mesin entah itu dari luar angkasa, dimensi lain ataupun masa lampau. Padahal kenyataanya cukup sederhana.

Pada tahun 2003, misteri ini terpecahkan! Didapat dari buku The Faces Of The Deep yang dibuat oleh Bruce C. Heezen dan Charles D. Hollister, mereka sudah mengidentifikasi objek tersebut yang ternyata adalah Cladorhiza concrescens, salah satu jenis spons. Benda ini sempat digambar oleh Alexander Agassiz dalam karyanya Three Cruises Of The Blake. 

Heezen dan Hollister mendeskripsikan makhluk itu "Sesatu yang menyerupai antena gelombang mikro dari luar angkasa"

Ternyata misteri yang berlangsung selama 39 tahun memiliki hasil, objek misterius yang semula di anggap benda dari dimensi lain dan berbagai pendapat lainnya ternyata hanya sebuah Spons yang sedang membenamkan dirinya secara vertikal.

Seperti inilah Makhluk yang membuat bingung orang itu (Cladorhiza concrescens):



Bandingkanlah foto diatas dengan foto dibawah ini
Berikut beberapa Foto Eltanin Antenna yang diatur agar terlihat lebih jelas:







































Cukup mirip bukan?
Begitulah kisah benda misterius yang ditemukan USS Eltanin yang sempat membingungkan beberapa pihak

Sumber: Cyberspaceorbit, Wayfarer, Unexplained-Mysteries, Wikipedia